Dapatkan Sekarang Juga !

Tips Merencanakan Proteksi
Yang Cerdas, Optimal, Menguntungkan
Isikan Nama Depan, Belakang,
Kemudian Klik "subscribe"
Tips Akan Terkirim ke Email Anda



Pengertian Asuransi Syariah Yang Wajib Anda Mengerti

Pengertian asuransi syariah yang dijelaskan pada halaman ini akan memberikan pemahaman yang jelas bagi anda sehingga bisa menjadi pertimbangan dalam hal anda akan memilih asuransi syariah atau asuransi konvensional.

Namanya saja syariah, tentu berhubungan dengan ajaran Islam. Sebagaimana kita tahu, program syariah itu didasarkan atas prinsip - prinsip syariah, selain asuransi di sektor keuangan sering kita mendengar istilah bank syariah dan sebagainya, semua itu pengelolaannya tidak boleh menyimpang dari syariat Islam. Lalu apa sih asuransi syariah itu?


PENGERTIAN ASURANSI JIWA SYARIAH

Asuransi syariah adalah sebuah usaha untuk saling melindungi dan saling tolong menolong di antara sejumlah orang, di mana hal ini dilakukan melalui investasi dalam bentuk aset (tabarru) yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. 


Dalam asuransi syariah, diberlakukan sebuah sistem, di mana para peserta akan menghibahkan sebagian atau seluruh kontribusi yang akan digunakan untuk membayar klaim jika ada peserta yang mengalami musibah.

Dalam pengelolaan asuransi syariah, peranan dari perusahaan asuransi hanyalah sebatas pengelolaan operasional dan investasi dari sejumlah dana yang diterima saja.


PRINSIP UMUM ASURANSI SYARIAH

Adapun asuransi syariah harus dalam prinsip umum syariah yang sesuai dengan Fatwa DSN No. 21/DSN-MUI/X/2001:

  1. Asuransi Syariah (ta’min, takaful atau tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/pihak  melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau tabarru’ yang menberikan pola pengembalian untuk mengahadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah;
  2. Akad yang sesuai syariah yang dimaksud pada point (1) adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan), maysir (perjudian), riba, zhulm(penganiayaan), risywah(suap), barang haram dan maksiat;
  3. Akad  tijarah adalah semua bentuk akad yang dilakukan untuk tujuan komersial;
  4. Premi adalah kewajiban peserta asuransi untuk memberikan sejumlah dana  kepada perusahaan asuransi sesuai kesepakatan dalam akad;
  5. Akad tabarru’ adalah semua bentuk akad yang dilakukan dengan tujuan kebajikandan tolong menolong, bukan semata untuk tujuan komersial;
  6. Klaim adalah hak peserta asuransi yang wajib diberikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan dalam akad.

CONTOH ASURANSI SYARIAH

Walaupun namanya asuransi syariah, namun kepesertaan atas produk ini terbuka untuk semua agama, bukan khusus muslim saja. Karena memang produk dan prinsip pengelolaannya tidak bertentangan dengan ajaran semua agama.


Sebagai contoh asuransi syariah yang populer saat ini adalah asuransi Allianz syariah. Silakan pelajari : asuransi Allianz syariah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Asuransi Allainz adalah proteksi yang menyeluruh. Melindungi diri anda dan masa depan keluarga pada setiap tahapan kehidupan. Rencanakan manfaat asuransi optimal , klik ilustrasi manfaat asuransi